Share It

20 Juni 2011

ROM ( RANGE OF MOTION)

ROM ( RANGE OF MOTION)


A. Pengertian
Adalah latihan gerakan sendi yang memungkinkan terjadinya kontraksi dan pergerakan otot, dimana klien menggerakan masing-masing persendiannya sesuai gerakan normal baik secara aktif ataupun pasif.
B. Tujuan
1. Meningkatkan atau mempertahankan fleksibilitas dan kekuatan otot.
2. Mempertrahankan fungsi jantung dan pernapasan
3. Mencegah kontraktur dan kekakuan pada sendi
C. Jenis ROM
1. ROM pasif
Perawat melakukan gerakan persendian klien sesuai dengan rentang gerak yang normal (klien pasif). Kekuatan otot 50 %
2. ROM aktif
Perawat memberikan motivasi, dan membimbing klien dalam melaksanakan pergerakan sendi secara mandiri sesuai dengan rentang gerak sendi normal (klien aktif). Keuatan otot 75 %
D. Jenis gerakan
1. Fleksi Adalah gerakan melipat sendi dari keadaan lurus. Contohnya : flexi lengan bawah, flexi jari.
2. Ekstensi Adalah gerakan meluruskan sendi dari keadaan terlipat, keadaan lurus ini mengakibatkan ukuran lengan atas tungkai menjadi lebih panjang disbanding dari keadaan terlipat. Duplikasi (makna atau ganda) terjadi untuk gerakan sendi kaki antara doro flexi dan plantar flexi, mana yang flexi mana yang extensi atau keduanya flexi. Boleh digunakan istilah dorso flexi, plantar flexi atau flexi kaki, = dorso flexi atau extensi kaki = plantar flexi, karena dengan extensi dimaksud di sini ukuran seluruh tungkai menjadi lebih panjang.
3. Supinasi
Adalah gerakan putar kearah luar dari lengan bawah dan tangan sehingga telapak tangan kembali menghadap ke depan
4. Pronasi
Adalah gerakan putar kearah dalam dari lengan bawah dan tangan sehingga telapak tangan menghadap ke belakang
5. Abduksi
Adalah gerakan pada bidang frontal untuk “ membuka sudut “ terhadap garis tengah. Contohnya : gerakan merentangkan lengan, merentangkan tungkai dan merentangkan jari-jari tangan.
6. Aduksi
Adalah gerakan pada bidang frental untuk menutup sudut terhadap garis tengah. Gerakan ini merupakan gerakan yang sebaliknya dari gerakan abduksi.
7. Exoratasi
Adalah gerak putar pada sumbu panjang seluruh tungkai kearah luar.

E. Sendi yang digerakan
1. ROM Aktif
Seluruh tubuh dari kepala sampai ujung jari kaki oleh klien sendri secara aktif.
2. ROM Pasif
Seluruh persendian tubuh atau hanya pada ekstremitas yang terganggu dan klien tidak mampu melaksanakannya secara mandiri.
- Leher (fleksi/ekstensi, fleksi lateral)
- Bahu tangan kanan dan kiri ( fkesi/ekstensi, abduksi/adduksi, Rotasi bahu)
- Siku tangan kanan dan kiri (fleksi/ekstensi, pronasi/supinasi)
- Pergelangan tangan (fleksi/ekstensi/hiperekstensi, abduksi/adduksi)
- Jari-jari tangan (fleksi/ekstensi/hiperekstensi, abduksi/adduksi, oposisi)
- Pinggul dan lutut (fleksi/ekstensi, abduksi/adduksi, rotasi internal/eksternal)
- Pergelangan kaki (fleksi/ekstensi, Rotasi)
- Jari kaki (fleksi/ekstensi)
F. Indikasi
1. Stroke atau penurunan tingkat kesadaran
2. Kelemahan otot
3. Fase rehabilitasi fisik
4. Klien dengan tirah baring lama

G. Kontra Indikasi
1. Trombus/emboli pada pembuluh darah
2. Kelainan sendi atau tulang
3. Klien fase imobilisasi karena kasus penyakit (jantung)
H. Attention
1. Monitor keadaan umum klien dan tanda-tanda vital sebelum dan setelah latihan
2. Tanggap terhadap respon ketidak nyamanan klien
3. Ulangi gerakan sebanyak 3 kali
F. Prosedur latihan
1. Latihan Pasif Anggota Gerak Atas
a. Gerakan menekuk dan meluruskan sendi bahu :
- Tangan satu penolong memegang siku, tangan lainnya memengang lengan.
- Luruskan siku naikan dan turunkan legan dengan siku tetap lurus


b. Gerakan menekuk dan meluruskan siku :
- Pegang lengan atas dengan tangan satu, tangan lainnya menekuk dan meluruskan siku

c. Gerakan memutar pergelangan tangan :
- Pegang lengan bawah dengan tangan satu, tangan yang lainnya menggenggam telapak tangan pasien
- Putar pergelangan tangan pasien ke arah luar (terlentang) dan ke arah dalam (telungkup)



d. Gerakan menekuk dan meluruskan pergelangan tangan:
- Pegang lengan bawah dengan tangan satu, tangan lainnya memegang pergelangan tangan pasien
- Tekuk pergelangan tangan ke atas dan ke bawah

e. Gerakan memutar ibu jari:
- Pengang telapak tangan dan keempat jari dengan tangan satu, tangan lainnya memutar ibu jari tangan





f. Gerakan menekuk dan meluruskan jari-jari tangan
- Pegang pergelangan tangan dengan tangan satu, tangan yang lainnya menekuk dan meluruskan jari-jari tangan

2. Latihan pasif anggota gerak bawah
a. Gerakan menekuk dan meluruskan pangkal paha
- Pegang lutut dengan tangan satu, tangan lainnya memegang tungkai
- Naikkan dan turunkan kaki dengan lutut yang lurus



b. gerakan menekuk dan meluruskan lutut
- Pegang bawah lutut dengan tangan satu, tangan lainnya memegang tungkai
- Tekuk dan dan luruskan lutut

c. Gerakan untuk pangkal paha

d. Gerakan memutar pergelangan kaki

3. Latihan aktif anggota gerak atas dan bawah
a. Latihan I
- Angkat tangan yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat ketas
- Letakan kedua tangan diatas kepala
- Kembalikan tangan ke posisi semula

b. Latihan II
- Angkat tangan yang lumpuh melewati dada ke arah tangan yang sehat
- Kembalikan ke posisi semula

c. Latihan III
- Angkat tangan yang lemah menggunakan tangan yang sehat ke atas
- Kembalikan ke posisi semula

d. Latihan IV
- Tekuk siku yang lumpuh mengunakan tangan yang sehat
- Luruskan siku kemudian angkat ketas
- Letakan kembali tangan yang lumpuh ditempat tidur.

e. Latihan V
- Pegang pergelangan tangan yang lumpuh mengunakan tangan yang sehat angkat keatas dada
- Putar pengelangan tangan ke arah dalam dan ke arah luar

f. Latihan VI
- Tekuk jari-jari yang lumpuh dengan tangan yang sehat kemudian luruskan
- Putar ibu jari yang lemah mengunakan tangan yang sehat

g. Latihan VII
- Letakan kaki yang seht dibawah yang lumpuh
- Turunkan kaki yang sehat sehingga punggung kaki yang sehat dibawah pergelangan kaki yang lumpuh
- Angkat kedua kaki ketas dengan bantuan kaki yang sehat, kemudian turunkan pelan-pelan.










h. Latihan VIII
- Angkat kaki yang lumpuh mengunakan kaki yang sehat ke atas sekitar 3 cm
- Ayunkan kedua kaki sejauh mungkin kearah satu sisi kemudian ke sisi yang satunya lagi
- Kembali ke posisi semula dan ulang sekali lagi











i. Latihan IX
- Anjurkan pasien untuk menekuk lututnya, bantu pengang pada lutut yang lumpuh dengan tangan Satu
- Dengan tangan lainnya penolong memegang pingang pasien
- Anjurkan pasien untuk memegang bokongnya
- Kembali keposisi semula dan ulangi sekali lagi










REFRENSI
1. A.Tohamuslim.S. Perawatan Rehabilitasi Medik Pendierita Stroke, RSHS Bandung
2. Kozier, B, Erb & Olivieri, R, 1991. Fudamental of Nursing : Conceps, proses and Practice: Claifornia : Addison wesley

3. Wawan H. Materi Kuliah Tentang Perawatan Sistem Muskuloskletal tidak dipublikasi PSIK UNPAD

4. http://binhasyim.wordspress.com/2009/10/15/penatalaksanaan-fisioterapi-pada-stroke-kondisi-akut-by-srujitoamf/

Tidak ada komentar: